Text
Hujan
“Jangan pernah jatuh cinta saat hujan. Karena ketika besok lusa kamu patah hati, setiap kali hujan turun, kamu akan terkenang dengan kejadian menyakitkan itu.”
Menceritakan tentang seorang gadis bernama Lail. Ia kehilangan ibunya saat hujan. Kehilangan rumahnya saat hujan. Banyak kenangan menyakitkan terjadi saat hujan. Namun, ia juga memiliki banyak harapan saat hujan. Harapan itu dibawa oleh seorang pemuda bernama Esok. Ia yang menyelamatkan nyawanya. Bahkan, menjadi canda dalam sepinya yang sebatang kara.
Ah, jatuh hati memang tak bisa memilih. Dan ketika cinta sudah bersemi dalam jiwa, sering kali kita sulit menolaknya. Itu yang Lail rasa. Ia menyadari, selama ini Esok telah mengisi kekosongan hatinya. Esok bisa membuatnya tertawa setelah kesedihan panjang merundungnya. Esok menjadi canda dalam sepinya. Persahabatan berubah menjadi cinta. Apakah Esok juga mencintainya? Lail tidak bisa memastikan.
Lail merasa ia akan berpisah selamanya dengan orang yang ia cintai. Lukanya kian tergores ketika ia merasa bahwa Esok akan berangkat ke luar angkasa bersama Claudia, gadis cantik anak walikota. Lail yang tak ingin selamanya terluka oleh kenangan memutuskan untuk menghapus ingatannya. Dengan teknologi penghapus ingatan buruk, ia akan menghapus seluruh memori tentang Esok dan hujan. Saat-saat menegangkan dan membuat pipi basah oleh air mata ada di sesi ini. Di halaman-halaman terakhir novel Hujan Tere Liye.
| e0711220221 | 318 LIY h | My Library (Fiksi) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain