Text
Komet: buku ke-6
Menceritakan petualangan Raib, Seli, dan Ali. Sebuah persahabatan yang tulus, penuh pengorbanan, mengharukan, berani, dan bernas akan kebaikan sebab memang hal-hal demikianlah yang menjadi sumber kekuatan terbesar dalam dunia paralel.
Bagi yang mengikuti serial Bumi karya Tere Liye ini dari awal, pastinya tahu bahwa Raib, Ali, dan Seli merupakan tiga sahabat yang sudah berjelajah ke berbagai dunia paralel. Maka pada novel ini, mereka akan kembali berpetualang mencari klan Komet, sebelum si Tanpa Mahkota yang menemukan klan Komet terlebih dahulu.
Meski pada petualangan sebelumnya, tiga sahabat itu berhasil menggagalkan niat dan rencana Sekretaris Dewan Kota yang hendak merusak pasak bumi guna membinasakan klan permukaan, tetapi pada waktu yang berbarengan pula, dengan tanpa sengaja pula mereka melepaskan si Tanpa Mahkota. Hal itu yang menjadi bahaya yang amat besar bagi kehidupan di dunia paralel.
Adapun dalam novel kelima dari serial Bumi ini, petualangan Raib, Ali, dan Seli di klan Komet akan dihadapkan oleh berbagai macam ‘ujian’. Tak hanya itu, mereka akan bertemu dengan orang baru bernama Kay, Nay, dan Max di klan Komet. Kemudian, uniknya di sana terdapat tumbuhan aneh dan tujuh pulau yang mana nama dari tiap pulaunya adalah nama-nama hari.
Berbeda dari keempat novel sebelumnya yang kerap melibatkan berbagai kecanggihan teknologi, di novel Komet ini tidak demikian. Adapun ILY, pesawat yang mempunyai kekuatan SupeRaib (terdapat di novel Ceros dan Batozar), tidak turut serta dalam petualangan mereka bertiga ke klan Komet.
| e0711220215 | 318 LIY k | My Library (Fiksi) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain