Text
Penunggu Sungai Kapuas: cerita rakyat dari Kalimantan Tengah
Cerita ini berkisah tentang seorang baginda raja yang berasal dari Kerajaan Kahayan Hilir, Pulau Mintin. Raja Kahayan Hilir memiliki dua orang putra kembar bernama Naga dan Buaya, yang dia harapkan dapat meneruskan takhta kerajaan dan melindungi rakyat. Namun, sifat mereka yang bertolak belakang menjadikan Rajaragu untuk memilih salah satu di antaranya. Suatu ketika sang raja memutuskan untuk meninggalkan istana dan menyepi di suatu tempat yang jauh. Dia pun menyerahkan kerajaan kepada kedua putranya. Naga yang memiliki watak jahat, menyalahgunakan kekuasaannya dan berbuat semena-mena. Buaya yang mengetahui hal ini lantas menegur Naga dan mereka pun berperang. Peperangan yang dilakukan keduanya akhirnya diketahui baginda raja. Raja pun marah dan mengutuk keduanya menjadi naga dan buaya yang sebenarnya. Cerita ini mengajarkan kita untuk menjadi orang yang amanah dan tidak menyalahgunakan wewenang yang dimiliki. Semua sifat baik itu akan menyelamatkan kita dalam kehidupan.
| e0711220163 | 398.2 | My Library (300) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain